Fokus Perbaikan Sarana Wisata Tanuhi

Posted: Agustus 12, 2008 by gantungtas in Uncategory

Selasa, 5 Agustus 2008

Radar Banjarmasin, KANDANGAN – Untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan kenyamanan bagi pengunjung objek wisata. Maka, Pemkab HSS melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan tahun ini fokus membenahi objek wisata pemandian air panah Tanuhi.

Targetnya objek wisata yang menjadi salah satu ikon wisata di HSS, akan memiliki fasilitas yang lebih nyaman. Sehingga, para pengunjung akan lebih betah menikmati wisata di kawasan Loksado itu. Dan pada giliranya, semakin objek pengunjung yang datangnya tentunya potensi pemasukan pendapat asli daerah (PAD) akan semakin menjulang. Dan suatu saat nanti, sektor wisata bisa menjadi salah satu penyumbang terbesar untuk memenuhi pundit-pundi PAD Kabupaten HSS.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melalui Kepala Bidang Potensi Fandi mengatakan bahwa tahun ini fokus untuk pembenahan di Tanuhi. Seperti, perbaikan terhadap penyediaan air. “Tandon air di cottage jumlahnya akan ditambah untuk memperlancar suplai air kepada tamu,” terangnya. Selain itu, beberapa kamar mandi juga bakal diperbaiki, terutama bagian lantai.

Lalu di tempat pemandian itu, akan dibangun musala bagi para pengunjung. Pembangunan ini sejalan dengan visi dan misi kabupaten yakni menciptakan kereligusan dalam setiap nadi kehidupan.

Belum cukup, Dinas Pariwisata juga tahun ini membeli alat pembersih (vacuum) kolam. Bila sudah digunakan, tentunya kolam pemandian akan semakin bersih. “Memang biasanya warna airnya hijau apabila turun hujan. Jadi perlu alat pembersih untuk dasar, sehingga kolam itu akan terlihat bersih selalu,” terang Fandi saat ditemui di kantornya, pekan tadi.

Selain fasiltas itu, lapangan tenis di komplek pemandian wisata Tanuhi juga akan dipoles lagi. Yakni dengan meningkatkan kualitas standar lapangan. Selama ini, aku Fandi, lapangan tenis tersebut masih di bawah standar. Tak menutup kemungkinan juga, tahun ini akan dibangun lagi kolam penampung.

Penambahan kolam penampung itu, lantaran animo pengunjung untuk datang kesana semakin besar. Bahkan, setiap minggunya 10 cottage (20 kamar) yang disediakan selalu habis di booking. Bahkan, bila tidak memesan terlebih dahulu, sepekan sebelumnya, para pengunjung tidak dapat bermalam di kompleks wisata itu.

Diakui Fandi, sejak dibangun tahun 2006 lalu, objek wisata itu menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa artis ibukota yang kebetulan shooting di kawasan Loksado biaya bermalam di sana. Kawasan ini semakin ramai dikunjungi, setelah tiga bulan terakhir sudah dipasangi listrik yang bersumber dari PLN. “Bila ke Kandangan Anda harus ke Tanuhi, sayang terlewatkan objek wisata itu,” katanya. (why)

Utama////

Foto lepas>>> TANAM PADI – Bupati HSS bersama unsur Muspida setempat melakukan tanam perdana padi rintak di Desa Paharangan, beberapa waktu lalu.

Januari-April Produktivitas Padi Meningkat

KANDANGAN – Produktivitas padi untuk periode Januari sampai April tadi sangat menggembirakan. Hasilnya mencapai 5,2 ton Gabah Kering Giling (GKG) per hektare. Produktivitas ini meningkat dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2007 lalu, yang hanya 5,0 ton per GKG per hektarenya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Ruhaimi Alman mengatakan karena ketersedian air yang cukup pada luasan tanam tersebut, lalu adanya pemakaian varietas unggul, terhindarnya dari serangan hama dan penyakit maupun organisme pengganggu lainnya. Dan ketersediaan pupuk yang seimbang diterima oleh tanaman. ”Tahun ini serangan hama juga lebih sedikit, beda tahun 2007 hama wereng sempat merajalela,” kata Ruhaimi kepada wartawan Radar Banjarmasin, yang menemuinya pekan tadi.

Tak hanya itu, untuk periode Mei sampai Juli produktivitas yang didapat adalah 4,6 ton GKG per hektarenya. Angka segitu hanya sementara, pasalnya, ada beberapa mantis (pencatat, red) yang belum melakukan entri data terakhir dari perhitungan hasil ubinan pada petak panen. Ruhaimi, kembali yakin bahwa periode Mei sampai Juli akan melebihi produktivitas padi di bulan yang sama pada tahun 2007 tadi, yakni 4,8 ton GKG per hektare.

Selain menggembirakan di sisi produktivitas, Ruhaimi juga mengakui, jumlah petani yang memakai varietas unggul berlabel juga semakin meningkat. Dari tahun dulu yang hanya 34 persen, kini sudah naik menjadi 48 persen. Kenaikan ini, menandakan bahwa tingkat kesadaran petani akan varietas unggul semakin baik.

Selain menyentil itu, pejabat yang dulunya pernah bertugas di Marabahan ini juga membeberkan bahwa di Kabupaten HSS juga dikenal dengan pertanian dengan pola tanam sorong. Kegiatan tanam ini kebanyakan dilakukan pada lahan lebak (rawa, red). Teknisnya, saat musim kemarau, petani akan melakuka penyemaian bibit. Seiring bulan dan tibanya musim penghujan, bibit akan meninggi mengikuti tinggi air permukaan. Sehingga, saat panen tiba, petani harus menggunakan jukung atau mengakut hasil panen.

Untuk varietas yang biasa digunakan adalah jenis siam. Masa pertumbuhan dari padi tahunan (sebutan petani,red) berkisar antara 5 sampai 6 bulan. Luasan areal tanam untuk padi, sebenarnya, ungkap Ruhaimi sangatlah luas. Dan ini tergantung dari lamanya musim kemarau. Semakin panjang kemarau, maka lahan yang ditanami di lebak akan semakin luas. ”Kalau ditaksir dapat mencapai 12 ribu hektare,” katanya yang saat itu didampingi oleh Kabid Produksi, Saleh. Kawasan lebak meliputi, Kecamatan Daha Selatan, Kalumpang dan sebagian Kecamatan Kandangan seperti di Bangkau maupun Sungai Kupang. (why)

Pinggir////

Foto>>>Bupati HSS HM Safi,i

Eksekutif-Legislatif harus Harmonis

KANDANGAN – Bupati HSS HM Safi’i mengatakan sebagai mitra eksekutif, maka diantara dewan dan pemerintah dituntut adanya kerjasama yang baik dan hubungan yang harmomis.

”Kami memahami kerjasama itu bukan berarti bila ada kekurangan atau kelemahan lantas saling menutup mata. Tetapi kita harus jujur dan responsif apabila ada keberhasilan yang telah dicapai. Sehingga mampu memberikan pencerahan inisitif dan kreativitas bagi upaya keberhasilan-keberhasilan masa mendatang,” kata Bupati saat membacakan sambutan tertulis pada rapat paripurna penyampaian kata akhir penetapan raperda pertanggungjawaban pelasaksanaan APBD tahun 2007, beberapa waktu lalu.

Menurut Bupati, keputusan dewan dalam rapat akhir ini merupakan respon positif terhadap hasil kerja dan upaya yang selama ini dilakukan. Dengan kata lain, keputusan dan penilaian dewan terhadap hasil kerja eksekutif yang tertuang dalam berita acara persetujuan bersama atas pelaksanaan dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD HSS tahun 2007. ”Persetujuan dan kesepakatan yang menjadi komitmen bersama ini adalah suatu hal yang sangat berharga dalam rangka mewujudkan keberhasilan yang lebih baik lagi di masa mendatang,” kata Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Diakui Bupati, berbagai tanggapan, pendapat dan saran serta kritikan dewan dalam pembahasan LKPj ini dianggap sabagai suatu hal yang berharga dan akan menjadi perhatian eksekutif sesuai kondisi dan proporsinya. Harapan ke depan tentunya, semua itu akan dapat diperbaiki dan disempurnakan serta meningkatkan tugas masa mendatang. Sehingga, upaya bersama mewujudkan visi misi Kabupaten HSS yakni memantapkan gerbang perkotaan menuju kabupaten agropolitan (pembangunan pertanian berbasis agroindustri), serta mewujudkan masyarakarat HSS yang mandiri,unggul dan religius dapat dilakanakan dengan baik.

Selain itu, sebut Bupati, eksekutif juga memahami bahwa salah satu tugas dewan adalah pengawasan. Pengawasan dari legislatif ini mutlak dilakukan, agar segala peraturan, kebijakan dan kegiatan pemerintah dapat terlaksana dengan efektif dan efisien. Berhasil guna dan berdaya guna bagi peningkatan pelayanan masyarakat dan terwujudnya kesejahteraan rakyat.

Secara terpisah menurut Kabag Humas Setda HSS Maksum Nafarin, semua fraksi di dewan HSS menyatakan menerima LKPj tahun 2007 kepala daerah. Dan ada beberapa catatany yang berisi perbaikan untuk masa mendatang juga telah disampaikan masing-masing fraksi, yakni PPP, PBB, PAN, PKS dan Fraksi Gabungan Reformasi. (why)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s