Banjarmasin Maps

Posted: Januari 23, 2016 by alamdanbuku in Tak Berkategori

Update

Posted: Maret 18, 2010 by gantungtas in Uncategory

Setelah lama tidak ada kabar dan berita, kali ini gantungtas hanya sekedar menunjukkan bahwa blog ini masih ada yang ngelola. Walaupun sudah lama tidak ada aktivitas di blog ini, dikarenakan kesibukan sehari- hari sehingga tidak cukup waktu untuk menulis lagi.
Kesempatan kali ini pun juga tidak bisa saya gunakan untuk membuat cerita atau tulisan yang panjang, postingan kali hanya sekedar say hey.. hay…

salam lestari!!
terus perjuangkan keadilan lingkungan, selamatkan bumi

I. Wajah Seorang Pejuang

Posted: Februari 4, 2010 by gantungtas in Uncategory

Para pekerja tidak bertanah di Brazil membawa dua imej apabila mereka menduduki tanah
kosong. Yang satu adalah pemimpin masyarakat desa di Canudos, yang berjuang menentang
kerajaan pada tahun 1890-an. Yang kedua adalah Che Guevara. Di Carakas, di Buenos Aires,
di Bolivia dan di El Salvador, pemuda-pemudi yang bertempur dengan polis semasa
pemberontakan menentang kapital global menyelimuti muka mereka dengan kain yang
membawa imej Che. Di Eropah, penunjuk rasa memakai kemeja-T dengan muka Guevara
tercetak pada dada mereka.
Ernesto ‘Che’ Guevara meninggal dunia pada usia muda. Doktor dari Argentina ini, yang
meninggalkan tanahair dan kerjayanya untuk menyertai Revolusi Kuba, dibunuh di sebuah
kampung pergunungan di Bolivia sewaktu dia tercedera. Tarikh bulan itu adalah Oktober
1967, dan Ernesto Guevara belum berusia 40 tahun.
Di Kuba, di mana Che merupakan seorang pemimpin revolusi tahun 1959 yang berwibawa
dan berkuasa, wajahnya yang disinari oleh lampu neon menghiasi beberapa tingkat
bangunan di Dataran Revolusi, di Havana. Dan pada poster dan papan tanda, imej Che
berdiam diri di sisi laungan untuk menyokong kerajaan Kuba. Sambil anda menjelajahi
bandar-bandar Kuba, ia adalah wajah Che yang memenuhi tempat-tempat awam, dan
bukannya wajah lelaki yang telah menguasai kehidupan politik Kuba sejak revolusi tersebut
– Fidel Castro.
Kini lahirnya sebuah generasi baru yang mengenali dengan serta-merta mata dan janggut
nipis Guevara, yang memakai kemeja-T tersebut dan membeli pelbagai barangan pengguna
yang membawa imej terkenal itu. Namun, dalam kebanyakan kes, mereka tidak memahami
dengan baik dan tidak mempunyai memori mengenai Revolusi Kuba. Sebenarnya, butir-butir
mengenai kehidupan Guevara tidak dikenali ramai. Namun, ia seolah-olah wujudnya
sesuatu perjanjian sulit bahawa wajahnya mempunyai kuasa simbolik dan makna yang
difahami dan dikenali oleh semua orang.
Kumpulan-kumpulan muzik yang mengunjungi pelancong di Havana menggemari satu lagu
– lagu Carlos Puebla bagi Che yang bertajuk ‘Hasta Siempre’ (‘Sehingga Akhir’):
Aquí se queda la clara, la entrañable transparencia,
De tu querida presencia, comadante Che Guevara
(Anda meninggalkan wajah jelas, memikat hati
Kehadiran suci, komadante Che Guevara)
Lagu

Sawit di Negara jangan paksa Rakyat

Posted: Agustus 6, 2009 by gantungtas in Uncategory

Saat ini di Kalsel sedang marak pembangunan perkebunan kelapa sawit di daerah rawa. Tentunya hal ini tidak luput dari dampak negatifnya, baik itu bagi Masyrakat sekitar dan tentunya juga lingkungan. Mulai dari keterancaman petani akan kehilangan lahan produktif mereka sampai dengan bencana yang akan menimpanya.
Bicara soal pembangunan perkebunan kelapa sawit dilahan rawa tentunya memerlukan kajian yang mendalam, supaya nantinya tidak ada penyesalan dimasa depan dan generasi penerus kita tidak dirugikan.
Memang.. perkebunan sawit juga akan meningkatkan pendapatan daerah dan meyerap tenaga kerja (begitu kata pemerintah). Namun… apakah keuntungan yang didapat sebanding dengan kerugian yang harus diterima masyrakat dan lingkungan hidup. Berapa KK yang akan kehilangan lapangan pekerjaan jika lahan pertanian mereka berubah menjadi perkebunan sawit, dan ini yang akan terjadi di Negara dan Tapin juga marabahan kalau perkebunan sawit harus dipaksakan.
Di Negara sudah jelas masyarakatnya menolak adanya perkebunan kelapa sawit diwilayah mereka, namun sepertinya pemerintah setempat seakan- akan memaksakan agar sawit tetap jalan. Sunggu tidak mempedulikan suara rakyatnya. Berdasarkan pengakuan warga setempat, mereka sudah banyak membuat pernyataan penolakan sampai dengan berdemo juga mengusir alat berat yang sedang memaksa bekerja dilahan mereka. Akan tetapi lagi- lagi rakyat kecil/petani yang disalahkan, disudutkan seakan- akan itu adalah kesalahan mereka. Masyrakat dikriminalisasikan karena tindakan yang dianggap anarkis.
Hal tersebut tidak akan terjadi jika investor dan pemerintah tidak memaksakan kehendaknya.
Banyak ketidak adilan yang terjadi dari rencana perkebunan kelapa sawit di Negara (Kab. HSS), mulai tidak imbangnya informasi tentang perkebunan kelapa sawit sampai dengan penyerobotan lahan dan intimidasi yang dilakukan oleh pihak perusahaan dengan mebayar preman untuk mempengaruhi masyrakat.
Informasi yang tidak seimbang yang saya maksud diantaranya adalah bahwa pemerintah dan perusahaan hanya memberikan informasi yang baiknya saja tanpa menceritakan dampak buruk yang harus diterima masyarakat nantinya. Tapi begitulah kenyataannya dan mungkin sudah menjadi tradisi kalau akan ada investasi yang masuk, masyrakat selalu diberikan mimpi indah tanpa cacat..
Hingga saat ini masyarakat Negara masih memperjuangkan agar perusahaan perkebunan sawit yang akan dibangun diwilayah mereka bisa angkat kaki. Mohon dukungan dan doa dari kawan- kawan pembaca agar masyarakat Negara terbebas dari ancaman perkebunan kelapa sawit dengan nama PT. SAM, yang akan merebut lahan produktif mereka.

Mandiangin

Posted: Mei 25, 2009 by gantungtas in Sharing

Mandiangin adalah nama sebuah tempat wisata bagi masyarakat Kalsel, namun berbeda sebutannya bagi anak- anak Pencinta Alam. Mandiangin adalah sebuah tempat sakral, dimana sewaktu- waktu mandiangin sebagai wadah berkumpul dan juga sebagai tempat latihan bersama. Masih banyaknya pepohonan dan segarnya udara bebukitan membuat para penikmat alam Mandiangin terbuai oleh keindahannya.

TAHURA Sultan Adam (Mandiangin), terletak di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Banyak cerita dan kenangan yang tersimpan di Mandiangin, baik itu cerita yang bagus dan juga cerita jelek. Kenapa begitu tentu saja karena yang datang ke Mandiangin adalah orang yang dengan berbagai kepentingan dan juga berbagai macam niat. Ada yang datang kesana hanya buat pacaran, ada juga yang mencari ilham, ada juga buat latihan dan pendidikan lingkungan dan masih banyak lagi tentunya.

Mandiangin sudah pouler sejak Tahun delapan puluhan, dan sempat ditutup karena alasan bahwa mandiangin hanya dijadikan tempat maksiat (kabar burung). Tapi kemudian setelah satu tahun lebih ditutupnya mandiangi, akhirnya dibuka kembali. Yang jelas kalau saya pribadi menanggapinya bahwa sebenarnya pentupan tersebut ada indikasi kepentingan kelompok.

Saya sangat kecewa dengan kondisi Mandiangin sekarang, karena saat ini Mandiangin sudah terancam kelestariannya. Banyak penambang batu, dan juga sekarang adanya pertambangan nikel yang tentu saja ini adalah ancaman. Bayangkan saja, kalau batu yang ada disana diambil dan digali terus menerus apa yang akan terjadi.

Sudah banyak contoh, yang terjadi di Awang Bangkal dan sekitarnya. Mungkin bagi kawan- kawan Pencinta Alam yang biasa menggunakan jalur tersebut untuk tracking dalam kegiatan Latihan Dasar, apakah tidak memprihatinkan. Tempat yang dulunya sejuk dan nyaman, sekarang berubah gersang.

Bicara keterancaman Mandiangin, bukan bicara soal kepentingan para Pencinta Alam saja. Akan tetapi substansinya adalah, bahwa gunung Mandiangin juga merupakan area tangkap air yang cukup besar. Bayangkan saja apa yang terjadi nanti jika, Mandiangin menjadi gundul. Bukan hanya keindahannya yang musnah, akan tetapi juga dampak besarnya yang bisa menimbulkan bencana bagi Masyarakat sekitar. Kalau tidak pepohonan lagi disekitar situ, apa tidak kekeringan, apa tidak longsor/erosi dll.

Sebenarnya masih banyak lagi unek- unek ini yang mau dicurahkan disini, akan tetapi cukup ini dululah..

Pesan : Mari bersama- sama perjuangkan lingkungan hidup untuk anak cucu kita, dan masa depan. Berbuatlah sedikit untuk kelestarian lingkungan, daripada tidak sama sekali.

Siang ini (12/05/09) sekitar pukul 12.15 wita, sekitar 20 orang aktivis dari berbagai lembaga di Kalsel, seperti Eksekutif Daerah WALHI Kalimantan Selatan, Dewan Mahasiswa (DEMA) Universitas Lambung Mangkurat, Mapala Graminea, Mapala Justitia, Kompas Borneo UNLAM, LK3, YCHI, dan beberapa elemen kemahasiswaan lainnya mengadakan aksi solidaritas untuk merespon penangkapan 2 aktivis WALHI di Manado, Berry N Forqan (Direktur EN WALHI), dan Erwin Usman (Kepala Dept Penguatan Regional).

dan selengkapnya

SIARAN PERS EKSEKUTIF DAERAH WALHI KALIMANTAN SELATAN

Posted: Mei 12, 2009 by gantungtas in NGo

BANJARBARU, 12 MEI 2009

Bebaskan Aktivis WALHI, Jangan Biarkan WOC-CTI Dikontrol LSM Internasional dan Pebisnis

Hingga siang ini, dua orang aktivis WALHI yang ditangkap paksa Aparat Poltabes Sulawesi Utara, Berry Nahdian Forqan dan Erwin Usman, belum dilepaskan. Mereka ditangkap saat melakukan acara solidaritas menyambut kedatangan nelayan Sulut yang bergabung dengan Aliansi Manado, di pantai Malalayang Manado Sulut (11/05). Acara ini bersamaan dengan pembukaan WOC-CTI Manado, Sulawesi Utara. Aliansi Manado mengecam keras dan mengutuk tindakan aparat Polisi tersebut. Mereka menuntut keduanya dilepaskan. Upaya represi ini sengaja dilakukan agar suara-suara nelayan tradisional tak muncul di forum WOC-CTI.

Selengkapnya

What Have You Done For the Environment today?

Posted: Mei 9, 2009 by gantungtas in Uncategory

Ada banyak cara yang bisa dilakukan sebagai wujut mencintai lingkungan, diantaranya adalah

– Tidak membuang sampah sembarangan
– Tidak menggunakan Energi (listrik) secara berlebihan
– Tidak memakai air secara berlebihan
– Mengurangi penggunaan bahan- bahan dari plastik
– Masih banyak yang lain

Pertanyaannya adalah, apa yang sudah kamu untuk lingkungan hari ini?

Sungai Martapura Sudah Tidak Sehat

Posted: Maret 26, 2009 by gantungtas in Uncategory

Membaca surat kabar di Kalsel (B.Post),  yang isi beritanya adalah tentang tercemarnya sungai martapura. Dan pencemaran tersebut penurut hasil penelitian sudah masuk pada kondisi kritis. padahal masyarakat daerah aliran sungai,dari hulu sungai Martapura hingga hilir menkonsumsi air tersebut. apa jadinya mereka yang tinggal didaerah aliran sungai jika air yang mereka konsumsi ternyata tercemar.

Dengan kenyataan ini apa reaksi kita masyarakat peduli lingkungan, dan seperti apa juga repon pemerintah kita yang sudah mengetahui hal ini. apakah ada tindakan nyata dari kita dan pemerintah agar hal tersebut tidak menyebabkan jatuhnya korban. korban tercemarnya sungai yang merupakan sumber penghidupan masyarakat.

Mari kita lihat apa yang terjadi dihulu sana, ada aktivitas apa sebenarnya dihulu sungai martapura ini. sehingga sungai yang dulunya bersih dan jernih yang merupakan sumber kehidupan dan kebanggaan kita semua orang banjar. tapi kini sadar kita sungai kita tidak lagi bersih, dan tercemar…..

sebaiknya mari kita semua lakukan yang terbaik untuk itu, dan mulailah dari pribadi masing- masing, dengan tidak membuang sampah disungai.,,,

salam

i hope solution

UU Lingkungan Hidup

Posted: Februari 16, 2009 by gantungtas in Uncategory
Tag:

Bagi kawan- kawan pengunjung blog ini, mungkin saja ada yang belum tau UU Lingkungan Hidup. Yang mana UU tersebut mengatur tata cara pemanfaatan dan perlindungan lingkungan hidup, kalian bisa dowload disini.

Mudah- mudahan bermanfaat dan dijadikan pedoman